2018-05-22 10:58:00
INFO NASIONAL - Guru-guru SD dan SMP asal Kalimantan dan Sumatera membuktikan bahwa upaya pemerintah pusat dalam mengupayakan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia sudah berada di jalur yang benar. Ini dibuktikan setelah mereka mendominasi perolehan medali pada penyelenggaraan Olimpiade Guru Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2018, yang dilaksanakan di D’Max Hotel and Convention, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada 4 - 8 Mei 2018.
Dalam sambutannya pada sesi penguatan dan pembekalan pada para finalis, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Hamid Muhammad meminta para guru yang hadir untuk dapat menjadi agen perubahan, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
"Saya berpesan kepada para peserta untuk senantiasa mengajarkan para siswa untuk berpikir tingkat tinggi dan tidak hanya berfokus pada hafalan," ujarnya.
Diantara pesan-pesan penting lain yang disampaikan Hamid adalah agar guru memberikan porsi perhatian khusus pada materi literasi dasar dalam pembelajaran di kelas. Ia menghimbau kepada para peserta untuk membekali para siswa agar dapat memilah dan memilih informasi dengan benar untuk mencegah efek buruk dari maraknya penyebaran berita bohong atau “hoax”.
"Terlebih di era saat arus informasi dan komunikasi berkembang dengan sangat cepat, maraknya penyebaran hoax di dunia maya adalah bukti rendahnya literasi di masyarakat," kata Hamid.
Secara keseluruhan, 12 dari total 18 medali yang diperebutkan dimenangkan oleh guru-guru dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Utara. Hal ini berbeda dengan edisi tahun 2017 dimana hanya empat finalis dari luar Pulau Jawa yang mampu tampil sebagai peraih medali ditengah dominasi guru-guru dari Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan D.K.I Jakarta.
Olimpiade Guru Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2018 diselenggarakan oleh Direktorat Pembinan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai ajang bagi guru SD dan SMP untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, motivasi, kompetensi, profesionalisme, dan kinerja dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan budaya.
Pelaksanaan kegiatan OGN Dikds 2018 di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018.
Penyematan medali emas kepada para peserta terbaik OGN Dikdas 2018 dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi pada Puncak Perayaan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 di Lombok City Center, Lombok Barat, 7 Mei 2018. (*)